Pemerintah Apresiasi Kinerja Pemda Kendalikan Inflasi

- Wartawan

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pilarkita.id, Kendari – Rakor Pengendalian Inflasi daerah secara virtual yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir (Selasa, 2 Juli 2024).

Rakor tersebut menampilkan secara virtual dengan narasumber dari Kementerian atau Lembaga terkait diantaranya Plh. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, M. Habibullah, Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Edy Priyono, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad

Direktur Perlindungan dan Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Bambang Wisnubroto, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Kabid Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Epi Sulandari, Satgas Pangan Polri, Sesjamdatun dan Brigjen TNI Eko Nursanto. Pada Jajaran Pemerintah Provinsi Sultra yang mengikuti kegiatan ini, yakni Kadis Ketapang, Perwakilan Bank Indonesia Sultra dan Dinas terkait.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jendral Kemendagri, Tomsi Tohir, menyampaikan bahwa angka inflasi di bulan Juni turun menjadi 2,51% (y-o-y) dibanding bulan Mei yaitu 2,84% (y-o-y).

“Angka 2,51% itu angka yang sangat baik capaiannya, walaupun kita pernah mencapai angka yang paling baik yaitu 2,28% pada September 2023. berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua, sehingga dapat mencapai angka ini,” ujarnya

Dalam rakor inflasi, Plt. Sekjen Tomsi Tohir menyampaikan beberapa poin utama yakni

Baca Juga :  PT Vale Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata pada Hari Lingkungan Hidup 2025

Pertama, pada minggu ini, Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian baik di kota maupun kabupaten, beserta pengawas pupuk, diminta untuk melaksanakan rapat dan melaporkan hasilnya.

Kedua, dalam dua minggu ke depan, diharapkan tim dari pusat, yang terdiri dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta Satgas akan turun ke setiap provinsi. Mereka akan mengundang Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian di tingkat kota/kabupaten untuk mendengarkan langsung permasalahan yang ada dan segera mengeksekusi solusi penyelesaiannya.

Ketiga, terkait data cetak sawah, diminta agar terus dilaporkan hingga tanggal 21 Juli. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesuksesan program cetak sawah tersebut. Keempat, prediksi untuk minggu depan menunjukkan perlunya kewaspadaan terkait bawang putih dan minyak goreng curah, agar dapat diantisipasi.

 

Kemudian, Plh. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik M. Habibullah menyampaikan “Beberapa komoditas penyumbang utama deflasi Juni 2024 adalah komoditas bawang merah, tomat, daging ayam ras dan telur ayam ras, dengan masing-masing andil deflasi yaitu 0,09%, 0,07%, 0,05%, dan 0,02%”.

Selain itu, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Juni 2024 berkurang dibandingkan minggu sebelumnya. Sedangkan Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan IPH pada minggu keempat Juni 2024 bertambah.

Usai mengikuti Rakor Inflasi, Kadis Ketapang Sultra Ari Siswanto mengatakan bahwa rilis per-juni 2024, Provinsi Sulawesi Tenggara secara month to month mengalami deflasi 0,09 dan secara year on year berada pada angka 2.35% (sebelumnya 2.57%) atau dibawah angka inflasi nasional yakni sebesar 2.51%.

Baca Juga :  Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sultra Definitif Resmi Dilantik

“Tentunya saya terimakasih capaian ini berkat kerja keras kita semua” ujarnya

“berharap tidak berbesar hati dengan angka ini agar kita berupaya untuk melakukan langkah-langkah terkait dengan inflasi yang ada didaerah kita dari 4 titik pantau yakni Kota Baubau terbesar dengan angkah 3,01% secara year on year, terendah berada di Kab. Konawe di angkah 1,51% dan inflasi diatas nasional berada di Kab Kolaka dengan angkah 2,54%, Kota Kendari 2,40%. Sehingga rata-rata Provinsi di 2,35 %”, lanjutnya.

 

Terdapat 5 (lima) komoditas penyumbang utama inflasi di Sultra yakni beras, sigaret kretek mesin, emas perhiasan, terong dan cabai rawit.

 

Dalam laporan harian inflasi Minggu ini Dinas Pertanian, Perkebunan, Perindag dan semua stekholder terkait termaksud TPID segera melaksanakan rapat terkait penyaluran pupuk subsidi agar di identifikasi masalahnya dan dipecahkan permasalahan. Selanjutnya melibatkan Satgas Pangan Polda.

 

Pada laporan harian Inflasi minggu Pemprov. Sultra sudah melakukan tindaklanjut dari perintah Plt. Sekjen Kemendagri yang menginstruksikan agar melaksanakan rapat terkait penyaluran pupuk subsidi dan pengusulan potensi lahan untuk cetak sawah baru. rls

Visited 24 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI
Pembangunan Jalan Polipolia–Batas Konsel Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Sesuai Jadwal
Dokumen RAPBD 2026 Diserahkan ke DPRD, Berikut Rincian Rencana Belanjanya
Ikuti Ajang Bintang Sobat SMP 2025, Septiani Putri Dapat Dukungan Gubernur Sultra
NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi
Pemprov Sultra Mulai Selter JPTP, Berikut Tujuh Jabatan yang akan Diisi
DPP Tetapkan Kepengurusan Baru DPD PDI-P Sultra, Berikut Susunan Lengkapnya
Kakanwil Kemenag Sultra Dorong Pendidikan Berlandaskan Cinta Lahirkan Generasi Berkarakter

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 14:53 WIB

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI

Jumat, 28 November 2025 - 10:33 WIB

Pembangunan Jalan Polipolia–Batas Konsel Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Sesuai Jadwal

Kamis, 27 November 2025 - 22:00 WIB

Dokumen RAPBD 2026 Diserahkan ke DPRD, Berikut Rincian Rencana Belanjanya

Kamis, 27 November 2025 - 08:05 WIB

Ikuti Ajang Bintang Sobat SMP 2025, Septiani Putri Dapat Dukungan Gubernur Sultra

Rabu, 26 November 2025 - 16:44 WIB

NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi

Berita Terbaru

Berita

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI

Jumat, 28 Nov 2025 - 14:53 WIB

Berita

NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi

Rabu, 26 Nov 2025 - 16:44 WIB