Cegah Banjir dan Buka Akses Wilayah, Wali Kota Kendari Tinjau Infrastruktur di Baruga

- Wartawan

Jumat, 4 Juli 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Kendari – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, kembali turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi infrastruktur di wilayah Kota Kendari. Pada Kamis (3/7/2025) sore, Wali Kota melakukan kunjungan kerja di sejumlah titik di Kecamatan Baruga guna meninjau secara langsung permasalahan serta kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar.

Salah satu titik strategis yang menjadi perhatian adalah di Kelurahan Baruga, lokasi yang direncanakan akan dibangun kolam retensi. Pembangunan kolam retensi ini akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya melalui Balai Wilayah Sungai

Baca Juga :  Pemkot Kendari Beri Apresiasi atas Tiga Raperda Inisiatif DPRD

Rencana pembangunan kolam retensi ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi potensi banjir, khususnya di sekitar aliran Sungai Wanggu yang selama ini menjadi titik rawan banjir saat musim hujan. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi penyangga utama dalam menampung limpasan air, sekaligus mengurangi tekanan debit air ke kawasan permukiman warga.

Selain fokus pada upaya pengendalian banjir, Wali Kota juga meninjau rencana pembangunan dan penyambungan jalan usaha tani yang terletak di Kelurahan Watubangga. Jalan tersebut direncanakan akan disambungkan hingga ke Jalan Budi Utomo (Jalan 40 atau THR) di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua.

Baca Juga :  Trum Ditembak Saat Kampanye, Diduga Dilakukan Penembak Jitu

Pembukaan akses jalan ini tidak hanya penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan kawasan baru. Akses ini dapat memberikan alternatif lokasi pembangunan permukiman, sehingga kepadatan hunian tidak terpusat pada satu wilayah saja. Dengan terbukanya wilayah baru, akan tersedia ruang yang cukup untuk pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, area perdagangan, hingga ruang terbuka hijau.

Visited 31 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji
20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton
Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra
Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah
Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran
Alasan Sakit, Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK
KPK Usut Perintah Elite Bea Cukai Hilangkan Barbuk Rp5,19 Miliar
Gubernur Serahkan Santunan Santri dan Penyandang Disabilitas di HUT Bank Sultra

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:48 WIB

20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:17 WIB

Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:30 WIB

Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:35 WIB

Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Rabu, 11 Mar 2026 - 18:55 WIB