Cegah Banjir dan Buka Akses Wilayah, Wali Kota Kendari Tinjau Infrastruktur di Baruga

- Wartawan

Jumat, 4 Juli 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Kendari – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, kembali turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi infrastruktur di wilayah Kota Kendari. Pada Kamis (3/7/2025) sore, Wali Kota melakukan kunjungan kerja di sejumlah titik di Kecamatan Baruga guna meninjau secara langsung permasalahan serta kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar.

Salah satu titik strategis yang menjadi perhatian adalah di Kelurahan Baruga, lokasi yang direncanakan akan dibangun kolam retensi. Pembangunan kolam retensi ini akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya melalui Balai Wilayah Sungai

Baca Juga :  Bersejarah, Perdana Pesawat Airbus A320-200 Mendarat di Kota Baubau

Rencana pembangunan kolam retensi ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi potensi banjir, khususnya di sekitar aliran Sungai Wanggu yang selama ini menjadi titik rawan banjir saat musim hujan. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi penyangga utama dalam menampung limpasan air, sekaligus mengurangi tekanan debit air ke kawasan permukiman warga.

Selain fokus pada upaya pengendalian banjir, Wali Kota juga meninjau rencana pembangunan dan penyambungan jalan usaha tani yang terletak di Kelurahan Watubangga. Jalan tersebut direncanakan akan disambungkan hingga ke Jalan Budi Utomo (Jalan 40 atau THR) di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Daerah Direncanakan 20 Februari, Mendagri Minta Usulan Kepala Daerah Dipercepat

Pembukaan akses jalan ini tidak hanya penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan kawasan baru. Akses ini dapat memberikan alternatif lokasi pembangunan permukiman, sehingga kepadatan hunian tidak terpusat pada satu wilayah saja. Dengan terbukanya wilayah baru, akan tersedia ruang yang cukup untuk pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, area perdagangan, hingga ruang terbuka hijau.

Visited 36 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya
Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya
Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri
Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik
Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target
Saat WFH ASN Dipantau Geo-Location, Tutup Celah Long Weekend
Polresta Kendari Fasilitasi Pemulangan Jenazah dari Kendari ke Kabupaten Muna Barat
Pemprov Sultra Resmi Luncurkan Tema dan Logo Resmi HUT ke-62

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:15 WIB

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 08:52 WIB

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 07:43 WIB

Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri

Sabtu, 18 April 2026 - 16:55 WIB

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target

Berita Terbaru

Berita

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:52 WIB