Sekda Sultra Paparkan Progras Program PAT DIhadapan Stafsus Kementan

- Wartawan

Rabu, 2 Oktober 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Kendari – Staf Khusus (Stafsus) Kementerian Pertanian (Kementan), Prof. Muhammad Arsyad bersama Sekda Sultra, Drs H Asrun Lio Mhum PhD, melakukan Monitoring Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Pompanisasi di Desa Tetembuta Kecamatan Dangia Koltim, Rabu, (2/10/2024).

Kunjungan Stafsus Kementan ini, juga dihadiri antara lain Pjs Bupati Koltim Ir Ari Sismanto, Sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa SSTP MSi, forum Komunikasi Pimpinan Daerah Koltim, Perwakilan Komandan kOrem 143/Halu Oleo, Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian Sultra, sjeumlah pimpinan OPD lingkup Pemda Koltim, serta puluhan petani setempat.

Sekda Provinsi Sultra, Asrun Lio mengatakan, Sultra memiliki luas daratan 36.068 m2 dan dari luasan tersebut hanya 28 persen yang diamanfaatkan untuk sektor pertanian. Dengan jumlah penduduk 2.726.590 yang sebagian besar mata pencahariannya di bidang pertanian, sehingga cukup berkontribusi besar dalam pertumbuhan perekonomian daerah ditunjukkan dengan kontribusi PDRB pada sektor pertanian yakni mencapai 24,15 persen pada triwulan II 2024.

“Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung dan meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai program,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, adapun program tersebut diantaranya perluasan areal tanam yang merupakan salah satu program kementerian pertanian bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan air, sehingga berdampak pada peningkatan produksi tanaman pangan dan meningkatkan pendapatan petani titik.

Baca Juga :  Sultra Dukung PIN Polio Tahap Dua

“Dalam pelaksanaannya kegiatan PAT dan pompanisasi melibatkan berbagai stakeholder seperti Dinas Pertanian provinsi dan kabupaten, kota, Badan Standarnisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Tentara Nasional Indonesia yang saling berkoordinasi dalam upaya mencapai target di wilayah masing-masing,” paparnya.

Ia menjelaskan, target PAT Provinsi Sultra tahun 2024 sebesar 9.667 hektar, dengan realisasi tanam sampai dengan 1 Oktober 2024 mencapai 10.873 hektar atau 112.48 persen dari target yang ditetapkan. Kemudian untuk padi gogo dari target tanam 1.985 hektar telah terealisasi sebesar 1.142 hektar atau 57. 53 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Kolaka Timur target PAT 550 hektar tercapai 644,5 hektar atau 120, 82 persen. Dan untuk padi gogo dari target tanam 60 hektar telah terealisasi 16 hektar atau 26,67 persen.

Ia menambahkan, salah satu program yang mendukung peningkatan PAT adalah kegiatan pompanisasi, berupa bantuan mesin pompa air yang bertujuan memastikan ketersediaan air dapat selalu tersedia di areal persawahan yang tidak memperoleh suplai air yang cukup dan mengantisipasi kekeringan di musim kemarau.

Provinsi Sultra memperoleh alokasi pompa air dari anggaran belanja reguler (ABR) sebanyak 75 unit dan Alokasi anggaran belaja tambahan (ABT) sebanyak 1.067 unit. Sehingga total keseluruhan sebanyak 1.142 unit.

“Berdasarkan data yang kami peroleh per 1 Oktober 2024, dari 1.142 unit seluruhnya, telah sampai ke kabupaten dan kota masing masing. Adapun yang telah dimanfaatkan sebanyak 420 unit dan masih ada 722 unit belum termanfaatkan, karena masih dalam proses pendistribusian,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Dianggap Konsisten Wujudkan Kedaulatan Pangan

Ia menambahkan, untuk Koltim memperoleh alokasi sebanyak 330 unit, dimana sebanyak 220 unit telah terdisitribusi ke titik bagi, sedangkan 110 unit masih dalam proses pendistribusian.

Ia menjelaskan, program lain yang mendukung peningkatan PAT adalah irigasi perpompaan. Adapun komponen dalam irigasi perpompaan meliputi mesin pompa air, rumah pompa, bak penampungan dan jaringan distribusi air. Untuk Provinsi Sultra memperoleh alokasi irigasi perpompaan dari anggaran belanja reguler (ABR) sebanyak 111 unit dan dari alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) sebanyak 84 unit. Total keseluruhan sebanyak 195 unit.

“Berdasarkan data per 1 Oktober 2024, dari alokasi 195 unit, sebanyak 56 unit telah mencapai 100 persen pengerjaan. Sebanyak 84 unit mencapai 70 persen pengerjaan dan sisanya sebanyak 55 unit dalam tahap pemberkasan. Untuk Kolaka Timur, memperoleh alokasi irigasi perpompaan sebanyak tujuh unit dimana telah mencapai tahap 70 persen pengerjaan,” jelasnya

”Secara khusus, kami menyampaikan ucapkan selamat datang dan penghargaan yang tinggi tingginya kepada bapak prof Muhammad Arsyad selaku staf khusus menteri pertanian di Bumi Anoa Provinsi Sultra ,” tandasnya.

Visited 8 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI
Pembangunan Jalan Polipolia–Batas Konsel Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Sesuai Jadwal
Dokumen RAPBD 2026 Diserahkan ke DPRD, Berikut Rincian Rencana Belanjanya
Ikuti Ajang Bintang Sobat SMP 2025, Septiani Putri Dapat Dukungan Gubernur Sultra
NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi
Pemprov Sultra Mulai Selter JPTP, Berikut Tujuh Jabatan yang akan Diisi
DPP Tetapkan Kepengurusan Baru DPD PDI-P Sultra, Berikut Susunan Lengkapnya
Kabar Pergantian di NasDem Sultra, Sudarmanto Legowo

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 14:53 WIB

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI

Jumat, 28 November 2025 - 10:33 WIB

Pembangunan Jalan Polipolia–Batas Konsel Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Sesuai Jadwal

Kamis, 27 November 2025 - 22:00 WIB

Dokumen RAPBD 2026 Diserahkan ke DPRD, Berikut Rincian Rencana Belanjanya

Kamis, 27 November 2025 - 08:05 WIB

Ikuti Ajang Bintang Sobat SMP 2025, Septiani Putri Dapat Dukungan Gubernur Sultra

Rabu, 26 November 2025 - 16:44 WIB

NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi

Berita Terbaru

Berita

Pemprov Cicil Pembayaran Utang ke PT SMI

Jumat, 28 Nov 2025 - 14:53 WIB

Berita

NasDem Ganti Ketua DPRD Sultra dan Ketua Faksi

Rabu, 26 Nov 2025 - 16:44 WIB