Giona Nur Alam, Kuda Hitam Pilwalkot Kendari yang Konsisten di 3 Besar

- Wartawan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitya Giona Nur Alam

Sitya Giona Nur Alam

 

Pilarkita.id, Kendari – Pemilihan Walikota Kendari 2024 sudah mulai memasuki babak akhir tahapan pengumpulan dukungan partai. Sampai saat ini belum ada calon yang berhasil mendapatkan 20 persen dukungan partai sebagai tiket emas untuk maju berkontestasi.

 

Partai-partai masih memantau calon-calon yang layak mendapatkan dukungan. Pilkada yang diadakan serentak di tingkat kota maupun provinsi, membuat partai-partai perlu memikirkan langkah strategis untuk mensinergikan dukungan mereka di tingkat provinsi dan kota.

 

“Dari berbagai survei yang kami analisis, Sitya Giona Nur Alam adalah kuda hitam yang selalu konsisten ada di tiga besar. Status Giona yang tidak pernah menjadi pejabat publik seperti kandidat lainnya memberikan sinyal kalau Giona memiliki tempat khusus hati masyarakat”, ujar Hari Akbar, Direktur Pilkada dari Wamesa Policy and Politics. Wamesa Policy and Politics adalah lembaga riset kebijakan publik dan pemilu.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Mulai Selter JPTP, Berikut Tujuh Jabatan yang akan Diisi

 

Hari sendiri menjelaskan fakta dari analisis terhadap survei-survei yang sudah dilakukan oleh berbagai lembaga dalam melihat Pilkada Kota Kendari 2024.

 

Pada simulasi surat suara dari Poltracking, elektabilitas Abdul Razak berada di 28,9%, disusul Siska Karina Imran dengan 18,7% dan Giona Nur Alam di posisi 18,4%. “Selisih margin of error dengan mantan wakil walikota ini jadi modal penting, sangat mungkin suara real Giona di masyarakat lebih tinggi dari Siska”, jelas Hari.

 

Sementara pada survei lain dari Smart Power Institute, Siska Karina Imran yang merupakan mantan wakil walikota tidak masuk ke dalam 3 besar. Hasil survei tersebut menunjukkan 3 besar elektabilitas calon walikota Kendari dipegang oleh Abdul Rasak (24,4%), Aksan (12,2%) dan Giona (11,9%).

Baca Juga :  Komimen Ciptakan Kondusivitas Daerah, Wali Kota Kendari Turun Langsung Pimpin Patroli keliling

 

Hari menjelaskan posisi Giona yang bukan pejabat publik namun konsisten di 3 besar, memberikan gambaran kekuatan Giona di akar rumput. Kekuatan akar rumput ini yang perlu diperhitungkan oleh para calon lawannya di Pilwalkot Kota Kendari.

 

Seperti diketahui Abdul Rasak adalah adalah Anggota DPRD Kota Kendari, Aksan Jaya Putra adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara sedangkan Siska adalah Mantan Wakil Walikota Kendari.

Visited 109 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji
20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton
Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra
Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah
Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran
Alasan Sakit, Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK
KPK Usut Perintah Elite Bea Cukai Hilangkan Barbuk Rp5,19 Miliar
Gubernur Serahkan Santunan Santri dan Penyandang Disabilitas di HUT Bank Sultra

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:48 WIB

20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:17 WIB

Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:30 WIB

Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:35 WIB

Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Rabu, 11 Mar 2026 - 18:55 WIB