Pilarkita.id, Kendari – Sebanyak Enam narapidana kasus narkoba di Sulawesi Tenggara (Sultra) dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025).
Pemindahan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, hal tersebut dilakukan karena para napi dinilai berisiko tinggi dan berpotensi mengganggu keamanan selama menjalani masa hukuman.
Pemindahan keenam narapidana tersebut dikawal ketat oleh 16 petugas gabungan dari Brigade Mobil Kepoliasian Daerah atau Brimob Polda Sultra dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Tak main-main. Sebagaimana proses pemindahan napi lainnya yang dibawa ke Nusakambangan, napi asal Sultra pun ditutup matanya sepanjang perjalanan. Hal itu dilakukan guna menjaga keamanan sepanjang proses pemindahan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sultra, Sulardi, mengatakan pemindahan ini merupakan hasil asesmen mendalam terhadap narapidana narkoba yang menunjukkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban tinggi di dalam lapas.
“Yang kami pindahkan adalah narapidana dengan tingkat risiko tinggi. Pemindahan ini dilakukan berdasarkan hasil asesmen dan pengamatan terhadap perilaku mereka selama menjalani masa pidana,” kata Sulardi, Kamis (30/10/2025).
Ia menjelaskan, penentuan kategori berisiko tinggi tidak didasarkan pada lamanya hukuman.
Namun, pada perilaku dan potensi ancaman yang ditimbulkan oleh narapidana selama berada di lapas.
Ia menjelaskan pernyataan tersebut bukan hanya sekedar peringatan belaka. Sebab, Lapas Nusakambangan dikenal dengan sistem pengamanan super ketat sebagai solusi bagi narapidana yang masih berperan aktif dalam peredaran narkoba dari balik jeruji.
“Ancaman pemindahan tersebut menjadi shock therapy untuk menghentikan aktivitas ilegal di lapas,” jelasnya.
Selain para narapidana, peringatan keras juga disampaikan kepada seluruh pegawai jajaran pemasyarakatan di lingkungan lapas dan rutan se-Sultra, agar tidak terlibat dalam peredaran gelap narkoba.
“Kalau ada pegawai yang main-main dengan narkoba, langsung diproses hukum. Kalau terbukti, saya pastikan akan dipecat,” ucapnya








