Pilarkita.id, Kendari – Proyek pembangunan infrastruktur strategis di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Ruas Jalan Poli-Polia (Kolaka Timur) hingga Batas Konawe Selatan (Konsel) yang merupakan bagian dari Program Prioritas “Jamaah” (Jalan Mulus Antarwilayah) yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sultra, dilaporkan telah mencapai progres pengerjaan 80 persen.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempermudah akses layanan publik, serta memperlancar distribusi hasil pertanian di Kolaka Timur dan sekitarnya.
Berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Sultra, proyek pembangunan ruas jalan ini memiliki panjang 10.5 Km dengan lagu anggara Rp30,2 miliar dan dikerjakan oleh PT Bangun Lindi Karya Lutama. Dengan waktu pekerjaan mulai 16 Juni hingga 12 Desember.
Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, menegaskan bahwa Pemprov terus mendorong kontraktor untuk mempercepat penyelesaian proyek.
“Progres saat ini sudah mencapai lebih dari 80 persen. Kontraknya berakhir pada Desember 2025. Kita upayakan selesai lebih cepat dan sesuai jadwal,” ujar Pahri Yamsul.
Menurutnya tidak ada halangan atau hambatan yang menjadi kendala dalam pengerjaan pembangunan jalan Polipolia – Batas Konsel. Olehnya itu, pihaknya emastikan bahwa kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh material yang digunakan telah melalui proses uji laboratorium dan diawasi ketat, melibatkan Inspektorat Sultra untuk menjamin mutu aspal dan struktur jalan.
“Jika ditemukan material yang tidak sesuai standar teknis PU, kita tolak. Pekerjaan asal-asalan yang merugikan negara akan kami bongkar,” tegasnya, menanggapi isu publik terkait mutu material.
Pembangunan ruas jalan sepanjang 10,5 km ini diharapkan dapat memberikan daya tahan yang baik untuk jangka panjang, sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemprov Sultra dalam memperkuat pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.






