Gubernur Khofifah Minta Warga Jatim di Sulawesi Tenggara Jadi Jembatan Ekonomi

- Wartawan

Kamis, 20 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Kendari – Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa melakukan pertemuan hangat dengan masyarakat Jawa Timur yang bermukim di Sulawesi Tenggara.

Pertemuan yang berlangsung di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Ranomeeto, pada Selasa (19/11) ini membahas penguatan pasar antar daerah demi mendukung program swasembada pangan nasional.

Ketua Paguyuban Jawa Timur Sulawesi Tenggara, Harry Purwanto mengungkapkan bahwa kunjungan ini membawa misi strategis dalam mempererat hubungan dagang antara Jatim dan Sultra.

“Dalam kesempatan itu, Mak Fifa menawarkan beberapa kerja sama strategis, khususnya di bidang pangan. Beliau memaparkan bahwa Jawa Timur saat ini baru mampu menyediakan sekitar 30 persen kebutuhan Ikan Patin. Ini peluang bagi Sultra. Begitu juga dengan komoditas pertanian seperti kopi,” ujar Ketua Paguyuban Jatim Sultra.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polda Sultra Naik Pangkat, Kapolda: Dedikasikan Tugas dengan Baik

Sebaliknya, Khofifah memaparkan bahwa Jawa Timur memiliki surplus pada produksi sapi pedaging dan susu yang dapat disuplai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Sinergi ini diharapkan menciptakan supply chain yang saling melengkapi dan menguntungkan kedua daerah.

Selain sektor ekonomi, pertemuan tersebut juga menyoroti bidang pendidikan. Khofifah memperkenalkan keunggulan Jawa Timur yang memiliki 6 Sekolah Taruna.

“Sekolah-sekolah Taruna di Jatim ini 80 persen pembiayaannya ditanggung oleh APBD dan telah bekerja sama dengan berbagai instansi bergengsi seperti AAL, IPDN, hingga Akpol,” tambahnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Ajak Masyarakat Teladani Ahlak Rasulullah

Sebelum bertolak kembali ke Surabaya, Khofifah mengapresiasi peran warga Jatim di Sultra yang mayoritas merupakan pelaku UMKM

Ia mendorong agar diaspora Jatim dapat berperan aktif menjadi “jembatan” informasi antara Pemerintah Daerah Jatim dan Sultra.

“Tujuannya adalah sinergi penguatan pasar yang saling menutupi kekurangan masing-masing daerah, demi terwujudnya Swasembada Pangan sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” tutup Ketua Paguyuban.

Visited 15 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya
Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya
Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri
Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik
Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target
Saat WFH ASN Dipantau Geo-Location, Tutup Celah Long Weekend
Polresta Kendari Fasilitasi Pemulangan Jenazah dari Kendari ke Kabupaten Muna Barat
Pemprov Sultra Resmi Luncurkan Tema dan Logo Resmi HUT ke-62

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:15 WIB

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 08:52 WIB

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 07:43 WIB

Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri

Sabtu, 18 April 2026 - 16:55 WIB

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target

Berita Terbaru

Berita

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:52 WIB