Pemkot Kendari Prioritaskan 3.423 Rumah Tidak Layak Huni

- Wartawan

Rabu, 24 September 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Makassar — Pemerintah Kota Kendari terus mendorong percepatan pembangunan kawasan permukiman layak huni, seiring dengan meningkatnya kebutuhan hunian di tengah keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah.
Dalam Rapat Koordinasi dan Sinergi Penyelenggaraan Bantuan Perumahan Perkotaan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, memaparkan sejumlah isu krusial sekaligus potensi pengembangan perumahan di Kota Kendari, Rabu (24/9/2025).
Dalam pemaparannya, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menyoroti kondisi perumahan dan kawasan permukiman di Kota Kendari yang masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar.
Salah satu isu paling mendesak adalah keberadaan rumah tidak layak huni (RTLH) yang hingga September 2025 tercatat mencapai 3.423 unit.
“Kondisi ini menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani,” ungkapnya.
Selain itu, tantangan lainnya adalah keterbatasan lahan akibat pertumbuhan kota yang cepat, serta melonjaknya harga tanah yang menyulitkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian layak. Menurut Wali Kota Kendari, akses terhadap perumahan masih belum sepenuhnya merata.
Banyak MBR yang belum dapat menjangkau harga rumah komersial, sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang tepat sasaran.
Tak hanya persoalan akses, kawasan permukiman kumuh juga menjadi perhatian serius.
Saat ini terdapat 28 kawasan permukiman kumuh yang tersebar di 59 kelurahan di 11 kecamatan di Kota Kendari, dengan luas mencapai 556,93 hektare.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya soal penyediaan hunian, tetapi juga menyangkut kualitas lingkungan dan infrastruktur dasar.
“Kita masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, air bersih, dan sistem sanitasi yang belum optimal di sejumlah kawasan,” jelasnya
Sebagai langkah strategis, Pemkot Kendari telah menetapkan tiga kebijakan utama dalam pembangunan perumahan dan permukiman.
Visited 12 times, 1 visit(s) today
Baca Juga :  Berkas TNA-Ihsan Dinyatakan Lengkap

Berita Terkait

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji
20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton
Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra
Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah
Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran
Alasan Sakit, Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK
KPK Usut Perintah Elite Bea Cukai Hilangkan Barbuk Rp5,19 Miliar
Gubernur Serahkan Santunan Santri dan Penyandang Disabilitas di HUT Bank Sultra

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:55 WIB

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:48 WIB

20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:17 WIB

Gubernur Terima Kunjungan Wamen PKP, Bahas Percepatan Program Perumahan di Sultra

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:30 WIB

Pimpin Upacara HUT Konawe, Gubernur Sultra Apresiasi Capaian dan Kemajuan Daerah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:35 WIB

Pemprov Sultra Bagikan Paket Sembako untuk Lansia, Gubernur Ingatkan Tiket Mudik Gratis Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Berita

Bulan Ini Guru SMA se-Sultra Terima Empat Gaji

Rabu, 11 Mar 2026 - 18:55 WIB