Pilarkita.id, Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar pada APBD Perubahan 2025 untuk mendukung penanganan bencana serta penguatan kapasitas Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J. Robert mengatakan anggaran tersebut merupakan bagian dari kebijakan prioritas Gubernur Andi Sumangerukka dan wakil gubernur Hugua yang menaruh perhatian besar terhadap kesiapsiagaan bencana di wilayah Sultra
“Anggaran tersebut akan difokuskan pada berbagai kegiatan strategis, seperti pemberian insentif bagi personel tagana, peningkatan kapasitas petugas, hingga peremajaan peralatan penanggulangan bencana di dinas sosial,” tutur J.Robert di Kendari, Kamis (3/7/2025).
Robert juga mengatakan dukungan ini diharapkan mampu memperkuat respons cepat serta kesiapan sumber daya manusia dan alat dalam menghadapi situasi darurat di daerah.
Selain itu pemprov sultra juga menargetkan penguatan sarana dan prasarana badan penanggulangan bencana daerah yang akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026.
“Meski pengadaan peralatan belum dapat dilakukan tahun ini karena regulasi perubahan APBD yang baru disahkan, perencanaan ke depan telah mencakup pelatihan teknis, perbaikan fasilitas, serta tambahan insentif bagi personel Tagana,” ujarnya.
Lebih lanjut Kepala Bappeda Sultra mengatakan tak hanya fokus pada sumber daya dan peralatan pemprov Sultra juga akan mendorong koordinasi lintas sektor antar perangkat daerah.
“Jadi pertemuan berkala akan digelar guna menyatukan langkah dalam menghadapi potensi bencana,” jelasnya.
J. Robert menegaskan aspek teknis seperti jumlah personel, kesiapan alat, dan infrastruktur tetap menjadi tanggung jawab instansi teknis, khususnya BPBD sebagai garda terdepan penanggulangan bencana.






