Tingkatkan Kinerja APIP, Pemkot Baubau Gandeng KPK Sosialisasi Pencegahan Korupsi

- Wartawan

Jumat, 15 November 2024 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Baubau – Penjabat Sekda Kota Baubau La Ode Aswad, saat mewakili Pj Wali Kota Baubau pada kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi di Arkana Jumat (15/11/2024) mengingatkan kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat Daerah Kota Baubau agar senantiasa melakukan pencegahan terhadap praktek korupsi dan perjudian serta memastikan penghematan keuangan negara.

Menurut La Ode Aswad, ada 7 fokus prioritas APIP yakni pertama agar APIP mengantisipasi fraud dan penyimpangan dengan meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi berbagai potensi kecurangan dan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan negara/daerah. Kedua, deteksi dini melalui sistem peringatan dini early warning sistem sebagai bentuk pencegahan awal. Ketiga, APIP sebagai role model integritas, sebagai contoh integritas dan quality assurance dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Menuju Masa Depan Lebih Cerah, PT Vale Bukukan Laba USD57,8 juta Sepanjang 2024

Keempat, tidak boleh ada ruang terhadap segala bentuk korupsi, kokusi dan nepotisme (KKN). Kelima, Indeks integritas pemerintah diharapkan terus meningkat, mencerminkan kualitas tata kelola yang semakin baik. Keenam, tingkatkan pengawasan pada layanan publik, administrasi keuangan, disiplin pegawai dan pencapaian “zero mistake” dalam administrasi keuangan. Serta ketujuh, terobosan kreatif dalam penguatan moralitas dan etika pegawai, melalui inovasi untuk menghadapi tantangan, termasuk dalam meningkatkan moralitas dan etika pegawai pemerintahan.

Dijelaskan La Ode Aswad, Pemerintah daerah harus dapat membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. APIP sebagai internal auditor pemerintah harus dapat mendorong efektivitas implementasi sistem pengendalian intern yang handal di seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah serta mampu membangun early warning system untuk mendeteksi kecurangan dan mengendalikan resiko yang terjadi. Dalam hal ini komisi pemberantasan korupsi telah membuat aplikasi jaga.id yang didalamnya terdapat monitoring center prevention (MCP).

Baca Juga :  Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara, hingga Kembalikan Rp44,2 Miliar

”Kegiatan ini sangat penting mengingat korupsi merupakan masalah yang dapat mempengaruhi jalannya roda pemerintahan yang ada di daerah, dimana bertentangan dengan amanah dalam UUD 1945 dan cita-cita bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah yang pada akhirnya akan mendorong terwujudnya negara yang sejahtera,”jelasnya.

Visited 16 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya
Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya
Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri
Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik
Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target
Saat WFH ASN Dipantau Geo-Location, Tutup Celah Long Weekend
Polresta Kendari Fasilitasi Pemulangan Jenazah dari Kendari ke Kabupaten Muna Barat
Pemprov Sultra Resmi Luncurkan Tema dan Logo Resmi HUT ke-62

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:15 WIB

Lagi, Gubernur Sultra Rotasi Ratusan Pejabat. Ada Delapan Eselon II, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 08:52 WIB

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 April 2026 - 07:43 WIB

Gubernur Sultra Launching “Sultra Religi”, Awali Murojaah 1.000 Santri

Sabtu, 18 April 2026 - 16:55 WIB

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik

Kamis, 16 April 2026 - 14:14 WIB

Triwulan I, Pemprov Sultra Ungkap Capaian PAD Lampaui Target

Berita Terbaru

Berita

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:52 WIB