Terdampak Banjir, 59,8 Hektar Sawah di Kota Baubau Rusak

- Wartawan

Minggu, 7 Juli 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarkita.id, Baubau – Hujan yang secara berturut-turut selama dua hari di Kota Baubau mengakibatkan sebagian wilayah di Kota Baubau terendam banjir utamanya di kawasan persawahan yang ada di Kecamatan Bungi dan Kecamatan Lea-lea.

Oleh sebab itu, pada Jumat (5/7/2024) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan dan Ketapang) langsung turun meninjau ke lapangan untuk melakukan pendataan terkait total kerusakan yang terjadi didaerah persawahan.

Menurut Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau Muh Rais, SP, sesuai pendataan yang dilakukannya untuk total kerusakan yang terjadi di daerah persawahan dari 1200 Ha baru sekitar 450 Ha yang sudah melakukan penanaman tetapi ternyata setelah adanya banjir yang kena dampak itu sekitar 59,8 Ha yang mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Jelang Debat Kandidat Pilgub Sultra, Cawagub Nomor Urut 2, Hugua Lebih Banyak Santai

Pasalnya, sistem penanaman di Kecamatan Bungi dan Lea-lea itu sudah banyak yang memakai sistem tanam benih langsung. Namun masih ada juga yang menggunakan sistem tanam pindah.
Lahan persawahan yang terdampak adalah yang menggunakan tanam benih langsung, yang baru 3-4 hari ditanam benihnya terbawa arus sebanyak kurang lebih 59,8 Ha.

Dikatakan, untuk Kecamatan Bungi ada beberapa Kelurahan antara lain Liabuka, Waliabuku dan Ngkaring-karing yang terdampak banjir. Sementara di Kecamatan Lea-lea itu hanya ada satu Kelurahan yaitu Kelurahan Kantalai.

”Nilai kerugian diperkirakan 1,8 ton benih yang rusak akibat banjir karena mereka memiliki minimal rata-rata 30 Kg untuk 1 Ha. Untuk biaya penanaman kurang lebih Rp. 300.000/Ha. Kemudian untuk benih dan penanaman diperkirakan kerugian sekitar Rp.54.000.000. Selain daripada persawahan ada juga kerusakan saluran irigasi yang jebol akibat banjir,”katanya.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara, Pj Gubernur Sultra Sampaikan Sejumlah Pesan Penting

Muh Rais mengakui, sudah melakukan koordinasi kepada Pj Wali Kota Baubau mengenai data ini dan kemungkinan 1-2 hari ini menunggu informasi untuk ditindak lanjuti.

Disamping itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi kepada BNPB, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sultra. Untuk saat ini Dinas Pertanian dan Ketapang Kota Baubau belum memiliki anggaran tetapi akan berupaya apakah melalui BNPB atau Provinsi mungkin secepatnya diupayakan menanganinya.

Visited 21 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Polresta Kendari Fasilitasi Pemulangan Jenazah dari Kendari ke Kabupaten Muna Barat
20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton
Gubernur Serahkan Santunan Santri dan Penyandang Disabilitas di HUT Bank Sultra
Perkuat Kerja Sama Keagamaan, Wali Kota Kendari Kunjungi Kedutaan Arab Saudi
Pecahkan Rekor, Koperasi Desa Pertama di Sultra Tembus Pasar Tiongkok
Misi Dagang Sultra-Jatim, Momentum Memperkuat Jejaring Ekonomi dan Investasi
Ikuti Akad Massal Nasional, Pemprov Sultra Dorong UMKM Nail Kelad dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru
GP Ansor Dukung Mentan Amran Wujudkan Swasembada dan Lawan Mafia Pangan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:46 WIB

Polresta Kendari Fasilitasi Pemulangan Jenazah dari Kendari ke Kabupaten Muna Barat

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:48 WIB

20 Tahun Sengketa, KPK Turun Tangan Fasilitasi Penyelesaian Aset PDAM Buton

Senin, 2 Maret 2026 - 14:31 WIB

Gubernur Serahkan Santunan Santri dan Penyandang Disabilitas di HUT Bank Sultra

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:55 WIB

Perkuat Kerja Sama Keagamaan, Wali Kota Kendari Kunjungi Kedutaan Arab Saudi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:11 WIB

Pecahkan Rekor, Koperasi Desa Pertama di Sultra Tembus Pasar Tiongkok

Berita Terbaru

Berita

Bupati Buton Rotasi Belasan Pejabat, Berikut Daftarnya

Minggu, 19 Apr 2026 - 08:52 WIB